Malaikat Dalam Islam Serta Perbedaannya Dengan Manusia Dan Jin.

Malaikatadalah makhluk ciptaan Allah SWT yang terbuat dari cahaya, memiliki tugas khusus untuk melaksanakan perintah-Nya, tidak pernah membangkang, dan memiliki sifat halus, tidak memiliki nafsu, jenis kelamin, serta kebutuhan seperti manusia. Dalam ajaran Islam, malaikat adalah perantara antara Allah dan manusia, memiliki kedudukan tinggi, dan beriman kepada malaikat adalah salah satu rukun iman.
Ciri-ciri Malaikat
- Ciptaan dari Cahaya: Diciptakan oleh Allah dari cahaya yang bersifat halus, sehingga tidak bisa dilihat dan dirasakan oleh mata manusia.
- Ketaatan Mutlak: Selalu taat dan patuh terhadap segala perintah Allah SWT, serta tidak pernah membantah atau mendurhakai-Nya.
- Tidak Berhawa Nafsu: Tidak memiliki hawa nafsu, tidak makan, minum, atau tidur layaknya manusia.
- Memiliki Akal: Memiliki akal pikiran yang digunakan untuk menjalankan tugas-tugas yang diberikan.
- Bisa Menjelma: Mampu menjelma ke dalam bentuk lain, seperti manusia atau bentuk lain yang dikehendaki Allah.
Masalah penciptaan dari malaikat dijelaskan dalam beberapa hadits dan juga Al-Quran, Berikut adalah hadits tentang penciptaan malaikat dan artinya :
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم خُلِقَتِ المَلٰئِكَةُ مِنْ نُوْرِ وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجِ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ اٰدَمَ مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ
an ‘Aa`isyata qaalat, qaala rasuulullaahi shallalahu ‘alaihi wa sallam khuliqati-l malaaikatu min nuurin wa khuliqal jaannu min maariji min naarin wa khuliqa aadama mimmaa wushifa lakum.
Artinya: “Dari Aisyah berkata Rasulullah saw. bersabda, Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan (ciri-cirinya) untuk kalian.” (HR. Muslim)
Berikut 10 malaikat dan tugasnya dalam Islam:
Tugas Malaikat dalam Islam
1. Malaikat Jibril
Malaikat Jibril memiliki nama panggilan lain di antaranya Ar Ruh, Al Amin, dan Ruh Al Qudus. Salah satu tugasnya adalah menyampaikan wahyu Ilahi kepada para Rasul.
Firman Allah yang menyebutkan tentang tugas malaikat Jibril termaktub dalam Surat Asy Syuara ayat 193 dan Surat An Nahl ayat 102.
نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُ ۙ
Artinya: “Yang dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril).” (QS. Asy Syuara: 193).
قُلْ نَزَّلَهٗ رُوْحُ الْقُدُسِ مِنْ رَّبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ
Artinya: “Katakanlah, “Rohulkudus (Jibril) menurunkan Al-Qur’an itu dari Tuhanmu dengan kebenaran, untuk meneguhkan (hati) orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. An Nahl: 102).
Tidak hanya sebagai perantara wahyu kepada Rasul, Malaikat Jibril juga mengajarkan agama melalui Nabi Muhammad SAW kepada sahabat-sahabat Rasul.
2. Malaikat Mikail
Tugas malaikat Mikail adalah menurunkan hujan, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, dan mengurus rezeki.
Keberadaan Malaikat Mikail tercantum dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 98:
مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ
Artinya: “Barangsiapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah: 98).
3. Malaikat Israfil
Malaikat Israfil bertugas untuk meniup sangkakala. Mengutip dari buku yang sama, nama malaikat Israfil tidak disebutkan secara langsung dalam Al Quran.
Namun tugasnya dalam meniup sangkakala tercantum dalam Quran Surat Az Zumar ayat 68 yang berbunyi:
وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ
Artinya: “Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).” (QS. Az Zumar: 68).
4. Malaikat Izrail
Sama seperti malaikat Israfuil, dalam Al Quran pun tidak disebut nama malaikat Izrail. Tugasnya adalah mencabut nyawa. Hal ini tercantum dalam QS As Sajdah ayat 11:
قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ
Artinya: “Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmu, kamu akan dikembalikan.” (QS. As Sajdah: 11).
5. Malaikat Munkar
Malaikat Munkar memiliki tugas bertanya kepada manusia yang sudah mati di dalam kubur. Hal yang ia tanyakan perihal keimanan seseorang yang telah mati bersama malaikat Nakir. Malaikat munkar akan mendatangi seseorang yang telah berbuat banyak keburukan selama hidupnya
6. Malaikat Nakir
Sama seperti malaikat Munkar, malaikat Nakir bertugas menanyai orang yang mati di dalam kubur. Tugas dari kedua malaikat ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ أَوْ قَالَ أَحَدُكُمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالآخَرُ النَّكِيرُ ، فَيَقُولَانِ : مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ ؟ فَيَقُولُ مَا كَانَ يَقُولُ
Artinya: “Apabila mayat atau salah seorang dari kalian sudah dikuburkan, ia akan didatangi dua malaikat hitam dan biru, salah satunya Munkar dan yang lain Nakir, keduanya berkata: Apa pendapatmu tentang orang ini (Nabi Muhammad)? Maka ia menjawab sebagaimana ketika di dunia…” (HR. Tirmidzi).
7. Malaikat Raqib
Malaikat Raqib bertugas mencatat segala amal kebaikan manusia selama di bumi, beriringan dengan malaikat Atid yang mencatat amal buruk. Dari Anas ra., dari Nabi Muhammad SAW,
“Sesungguhnya Allah SWT telah menugaskan dua malaikat untuk menulis segala apa yang dilakukan atau dituturkan oleh seseorang hamba-Nya (satu berada di sebelah kanan dan yang satu lagi di sebelah kirinya); kemudian apabila orang itu mati, Allah perintahkan kedua malaikat itu dengan firman-Nya, “Hendaklah kamu berdua tinggal tetap di kubur hamba-Ku itu serta hendaklah kamu mengucap tasbih, tahmid, dan takbir hingga ke hari kiamat dan hendaklah kamu menulis pahalanya untuk hamba-Ku itu.” (H.R Abu al-Syeikh dan Tabrani)
8. Malaikat Atid
Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk manusia. Para malaikat Raqib dan Atid berada di sisi kanan dan kiri manusia untuk mengawasi gerak-gerik dan kegiatan manusia. Tugas dari Malaikat Raqib dan Atid ini termaktub dalam Surat Al Qaf ayat 17 dan 18:
اِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ
Artinya: “(Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri.” (QS. Qaf: 17).
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
Artinya: “Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).” (QS. Qaf: 18).
9. Malaikat Malik
Selanjutnya, malaikat Malik bertugas untuk menjaga pintu neraka. Al Quran menyebut nama malaikat Malik dan tugasnya dalam Quran Surat Az Zukhruf ayat 77:
وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ ۖ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ
Artinya: “Dan mereka berseru, “Wahai (Malaikat) Malik! Biarlah Tuhanmu mematikan kami saja.” Dia menjawab, “Sungguh, kamu akantetap tinggal (di neraka ini).” (QS. Az Zukhruf: 77).
عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ
Artinya: “Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).” (QS. Al-Muddassir: 30).
10. Malaikat Ridwan
Nama malaikat berikutnya yakni Malaikat Ridwan. Walaupun tidak ada Al Quran maupun hadits shahih yang menyebutnya, dalam Makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) Iman Kepada Malaikat: SMA Negeri 1 Sidayu, disebutkan malaikat Ridwan bertugas menjaga dan mengawasi pintu surga.
Malaikat Ridwan juga bertugas menyambut semua hamba Allah yang akan masuk ke dalamnya. Dia sangat ramah dan mempersilakan orang-orang yang masuk ke dalam surga.
Perbedaan Malaikat dengan Manusia dan Jin
Berikut adalah perbedaan malaikat dengan manusia dan jin, setan, atau iblis, berdasarkan wujud serta sifat-sifatnya:
| Malaikat | Manusia | Jin/Setan/Iblis |
| Gaib | Nyata | Gaib |
| Tidak memiliki nafsu | Memiliki nafsu | Memiliki nafsu |
| Selalu taat kepada Allah SWT | Ada yang taat dan ada yang durhaka | Setan dan Iblis selalu durhaka kepada Allah SWT sedangkan Jin ada yang taat dan ada yang durhaka. |
| Tidak berjenis kelamin | Berjenis kelamin | Berjenis kelamin |
| Tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan tidak kawin | Makan, minum, tidur, dan kawin | Makan, minum, tidur, dan kawin |
| Memiliki akal pikiran yang bersifat statis | Memiliki akal pikiran yang bersifat dinamis | Memiliki akal pikiran |



